• Filantropi di tengah Pandemi OSIS SMA Muhammadiyah Tersono

     


    Filantropi di tengah Pandemi  OSIS SMA Muhammadiyah Tersono 

    Januari 2021 sepertinya bukan awal yang baik untuk Indonesia. Tercatat sejak tanggal 1 Januari kemaren sudah lebih dari 150 kasus bencana alam yang terjadi. Mulai dari Jatuhnya Pesawat Sriwijaya, Gempa di Sulawesi Tengah, Banjir di Kalimantan Selatan serta bencana – bencana alam di tempat lain. Bahkan di akhir bulan Januari ini Gunung Merapi mengalami bencana erupsi.

    Bencana menghasilkan dua dampak bagi masyarakat. Pertama, bencana memberikan dampak kepada manusia supaya kita sebagai manusia agar mampu mengintropeksi diri atas apa yang telah dilakukan kepada alam sekitar ini. Kedua bencana berdampak pada kerugian baik materil maupun immateril yang mana pada hal ini muncul rasa kepekaan dari masyarakat Indonesia di daerah lain untuk ikut membantu meringankan beban yang dialami oleh para korban bencana.



    Berdasar pada hal tersebut, SMA Muhammadiyah Tersono berusaha ikut berpartisipasi dalam gerakan gotong royong membantu sesama melalui gerkan penggalangan dana Siaga Bencana. Melalui organisasi pelajar IPM dan juga HW SMA Muhammadiyah tersono, mereka melakukan aksinya di sekitaran pasar Tersono yang berada tidak begitu jauh dari sekolah mereka asal. Bermula di titik kumpul depan pasar, mereka mulai menyebar menggalang dana. Mulai dari pedagang, tukang ojek maupun pembeli bahkan siapapun yang mereka jumapai, smua berhak untuk menyisihkan sebagian dari uang mereka demi membantu sesama masyarakat Indonesia yang sedang terkena dampak dari bencana.

    Hasil penggalangan dana siaga bencana ini, rencananya akan disetirkan kepada lembaga zakat daerah Muhammadiyah kabupaten Batang ( LAZIZMU Batang) sebagai koordinatir yang mengumpulkan dana penggalangan siaga bencana tingkat daerah. Yang selanjutnya akan dikumpulkan kembali peda LAZIZMU Jawa Tengah.

    Kegiatan Filantropis semacam ini menjadi bukti bahwa gotong royong adalah simbol dari kemakmuran di Indonesia. Dan juga dari gerakan filantropis ini menjadikan pendidikan di luar kelas bagi siswa SMA Muhammadiyah Tersono dalam rangka menjadi Manusia sesungguhnya.

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.